Archive for the ‘Bidang’ Category

Hati-Hati,Terhadap Penipuan Melalui Internet.

Saturday, September 29th, 2007

Bila anda biasa bertransaksi Bisnis melalui email atau anda pengguna internet biasa lalu menerima email dari Perusahaan pemberi dana,Perorangan/donatur atau Bank bahkan Kedutaan suatu negara, berhati-hatilah!! sebab banyak penipuan yang dilakukan dengan iming-iming anda akan mendapat dana yang cukup besar dan mata uang Dollar.

Biasanya kata-kata dalam email sangat meyakinkan dan dana yang akan diberikan cukup besar sehingga kita tergiur untuk membayar sejumlah uang untuk bisa mendapatkan uang yang sangat besar tersebut.

Seperti yang baru saja terjadi di Jakarta Seorang Profesor dari sebuah Perguruan Tinggi Swasta juga tertipu karena menerima email terpilih untuk mendapatkan dana hibah dari Bank Of Africa sebesar USD 25 juta.

Dana tersebut ditujukan untuk membiayai pembangunan kampus bertaraf international dan suratnya sudah berada ditangan seorang Diplomat bernama Prince Shanka Moye yang sudah tiba di Jakarta. Profesor tersebut juga sempat bertemu disebuah Hotel di Jakarta dan Diplomat tersebut sempat menunjukkan tanda pengenalnya yang menunjukkan bahwa benar dia seorang diplomat.

Kemudian diketahui ternyata Diplomat tersebut adalah seorang warga negara Nigeria yang kemudian mengaku baru sebulan di Jakarta, sebagai pedagang di tanah Abang dan bernama Anthony Nadozie Nmelu, 32 tahun. Pelaku dapat diringkus polisi atas laporan korban ke Polda Metro Jaya.

Sedemikian rapinya modul penipuan tersebut sehingga profesor yang berpendidikan tinggi bisa terbujuk dan terkecoh untuk mentransfer uang sebesar USD 6 ribu, USD 32 ribu dan sebesar USD 150 ribu.

Sebab itu sebaiknya kita berhati-hati dan tidak sembarang percaya kalau kita menerima email yang mencurigakan.

Sumber : Kompas

Sejarah kota Depok

Friday, September 21st, 2007

Depok bermula dari sebuah Kecamatan yang berada dalam lingkungan Kewedanaan (Pembantu Bupati) Wilayah Parung Kabupaten Bogor, kemudian pada Tahun 1976 Perumahan mulai dibangun baik oleh Perum Perumnas maupun Pengembang yang kemudian diikuti dengan dibangunnya kampus Universitas Indonesia (UI), serta meningkatnya perdagangan dan jasa, yang semakin pesat, sehingga diperlukan kecepatan pelayanan.

Pada Tahun 1981 pemerintah membentuk Kota Administratif Depok berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 1981 yang peresmiannya di selenggarakan pada tanggal 18 Maret 1982 oleh Menteri Dalam Negeri (H. Amir Machmud) yang terdiri dari 3 (tiga) kecamatan dan 17 (tujuh belas) desa.

Selama Kurun waktu 17 Tahun Kota Administratif Depok berkembang dengan pesat baik di bidang pemerintah, pembangunan dan kemasyarakatan, Khususnya bidang pemerintah semua desa berubah menjadi kelurahan dan adanya pemekaran kelurahan, sehingga pada akhirnya Depok terdiri dari 3 (tiga) kecamatan dan 23 (dua puluh tiga) kelurahan. Dengan semakin pesatnya perkembangan dan tuntutan aspirasi masyarakat yang semakin mendesak agar Kota Administratif Depok ditingkatkan menjadi Kotamadya dengan harapan pelayanan menjadi maksimum. Disisi lain Pemerintah Kabupaten Bogor bersama-sama Pemerintah Propinsi Jawa Barat memperhatikan perkembangan tersebut dan mengusulkannya kepada Pemerintah Pusat dan Dewan Perwakilan Rakyat.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 15 Tahun 1999, tentang Pembentukan Kotamadya Daerah Tingkat II Depok, yang ditetapkan pada tanggal 20 April 1999, dan diresmikan pada tanggal 27 April 1999 berbarengan dengan pelantikan Pejabat Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II Depok yang dipercayakan kepada Drs. H. Badrul Kamal yang pada waktu itu menjabat sebagai Walikota Kota Administratif Depok.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 15 Tahun 1999 Wilayah Kota Depok meliputi wilayah Kota administratif Depok, terdiri dari 3 (tiga) kecamatan sebagaimana tersebut diatas ditambah dengan sebagian wilayah Kabupaten Daerah Tingkat II Bogor Yaitu :

  1. Kecamatan Cimanggis, yang terdiri dari 1 (satu) Kelurahan dan 12 (dua belas) Desa yaitu Kelurahan Cilangkap, Desa Pasir Gunung Selatan, Desa Tugu, Desa Mekarsari, Desa Cisalak Pasar, Desa Curug, Desa Hajarmukti, Desa Sukatani, Desa Sukamaju Baru, Desa Jatijajar, Desa Tapos, Desa Cimpaeun, Desa Luwinanggung.
  2. Kecamatan Sawangan, yang terdiri dari 14 (empat belas) Desa yaitu Desa Sawangan, Desa Sawangan Baru, Desa Cinangka, Desa Kedaung, Desa Serua, Desa Pondok Petir, Desa Curug, Desa Bojongsari, Desa Bojongsari Baru, Desa Duren Seribu, Desa Duren Mekar, Desa Pengasinan, Desa Bedahan, Desa Pasir Putih.
  3. Kecamatan Limo yang terdiri dari 8 (delapan) Desa yaitu Desa Limo, Desa Meruyung, Desa Cinere, Desa Gandul, Desa Pangkalan Jati, Desa Pangklan Jati Baru, Desa Krukut, Desa Grogol.
  4. Dan ditambah 5 (lima) Desa dari Kecamatan Bojong Gede yaitu Desa Cipayung, Desa Cipayung Jaya, Desa Ratu Jaya, Desa Pondok Terong, Desa Pondok Jaya.

Sumber: www.depok.go.id

Sejarah Kota Bogor

Friday, September 21st, 2007

Diyakini bahwa Pakuan sebagai pusat Pemerintahan Pajajaran terkenal pada pemerintahan Prabu Siliwangi (Sri Baginda Maharaja) yang penobatanya tepat pada tanggal 3 Juni 1482, yang selanjutnya hari tersebut dijadikan hari jadi Bogor, karena sejak tahun 1973 telah ditetapkan oleh DPRD Kabupaten dan Kota Bogor sebagai hari jadi Bogor

Sebagai akibat penyerbuan tentara Banten ke Pakuan Pajajaran catatan mengenai Kota Pakuan tersebut hilang, baru terungkap kembali setelah datangnya rombongan ekspidisi orang-orang Belanda yang dipimpin oleh Scipio dan Riebeck pada tahun 1687, dan mereka meneliti Prasasti Batutulis dan situs-situs lainya yang meyakini bahwa di Bogorlah terletak pusat Pemerintahan Pakuan Pajajaran.

(more…)