Archive for the ‘Bidang’ Category

Sejarah Kota Bekasi

Friday, September 21st, 2007

Bekasi tempo dulu bernama Dayeuh Sundasembawa atau Jayagiri disebut sebagai Ibukota Kerajaan Tarumanagara (358-669), menurut para ahli sejarah dan fisiologi.

Dayeuh Sundasembawa inilah daerah asal Maharaja Tarusbawa (669-723 M) pendiri Kerajaan Sunda dan seterusnya menurunkan Raja-Raja Sunda sampai generasi ke-40 yaitu Ratu Ragumulya (1567-1579 M) Raja Kerajaan Sunda (disebut pula Kerajaan Pajajaran) yang terakhir.

(more…)

Sejarah Propinsi DKI Jakarta

Friday, September 21st, 2007

Pada Abad ke-14 bernama Sunda Kelapa sebagai pelabuhan Kerajaan Pajajaran lalu n lu tanggal 22 Juni 1527 oleh Fatahilah, diganti nama menjadi Jayakarta (Oleh keputusan DPR kota sementara No. 6/D/K/1956 tanggal tersebut menjadi hari jadi kota Jakarta).

Tanggal 04 Maret 1621 oleh Belanda untuk pertama kali bentuk pemerintah kota bernama Stad Batavia kemudian tanggal 01 April 1905 berubah nama menjadi Gemeente Batavia 08 Januari 1935 berubah nama menjadi Stad Gemeente Batavia.

(more…)

Pengemis berkurang di KRL Jabodetabek,Lantai kereta sedikit lebih bersih.

Friday, September 14th, 2007

Lantai setiap KRL arah Jakarta Bogor terlihat seperti baru disapu sejak awal puasa yaitu Kamis (13/09).Tapi kelihatannya hanya disapu tidak dicuci,sehingga belum kelihatan bersih benar,hanya sampah-sampah bekas makanan dan minuman yang biasanya berserakan dilantai kereta sudah disapu bersih.
Penumpang KRL merasakan sedikit perbedaan tersebut dan menyambut baik sedikit perubahan tersebut walaupun masih jauh dari harapan.
KRL masih tetap terlambat, dan Sayuran,barang-barang,Unggas, tetap diijinkan diangkut bersama dengan penumpang.
Pengemis dan pengamenpun agak berkurang walaupun masih ada beberapa.yang biasanya bisa lebih dari sepuluh pengemis yang terus lalu lalang didalam gerbong kereta hari-hari bulan puasa ini hanya 2 atau 3 orang saja.

Harapan penumpang KRL Jabodetabek adalah supaya pelayanan dan kebersihan kereta bisa ditingkatkan,walaupun memang diakui harga karcis KRL relatif sangat murah dibanding kendaraan umum lainnya.

memang subsidi pemerintah dalam hal angkutan umum KRL untuk rakyat kecil ini benar-benar sangat membantu meringankan beban karyawan-karyawan rendahan yang mempunyai rumah di sekitar jabodetabek dan bekerja di kota Jakarta.Apalagi jika ditambah dengan kondisi kereta yang bersih dan tepat waktu.