6 September 2007
Sedikitnya 5 orang siswa mengalami kesurupan masal di dalam kelas seusai dilaksanakannya istigotsah di SMP 2 Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur.
Yusron Hadi, Kepala Sekolah SMP 2 Buduran mengatakan pihaknya melaksanakan istigotsah untuk mengusir roh halus yang diduga berada di sekolah tersebut.
Saat istigotsah berlangsung suasana aman-aman saja namun sekitar 15 menit kemudian sejumlah siswa mengalami sesak napas. Mereka kemudian dibawa ke Unit Kesehatan Sekolah. Namun, sakitnya malah menjadi-jadi dan mereka berteriak-teriak histeris. Teriakan-teriakan korban terdengar ketika proses belajar-mengajar sedang berlangsung. Mereka meronta-ronta sambil berteriak dan menangis, hingga membuat cemas siswa-siswa lain.
Peristiwa siswi kesurupan di SMP tersebut bukan untuk kali pertama. Dalam sepekan terakhir, para siswi di sekolah tersebut mengalami kesurupan secara bergantian. Menurut Yusron, fenomena kesurupan berawal ketika SMP tersebut mengadakan 3 hari kemah di kawasan Sedati, Sidoarjo. Diperkemahan tersebut, seorang siswi mengalami kesurupan. Sejak kejadian, hampir tiap hari siswi-siswi secara bergantian kesurupan. Doa bersama yang digelar pihak sekolah masih belum dapat menghentikan kesurupan masal tersebut.
Menurut salah seorang siswa, peristiwa kesurupan tersebut terjadi berkali-kali. Senin lalu, banyak siswa yang tiba-tiba berteriak-teriak Histeris. Beberapa siswa bahkan sempat diobati oleh paranormal. Namun, besoknya kejadian kesurupan terulang lagi.
Sumber: Pos Kota, Liputan6.com, Jawapos.com